Cara budidaya ternak ikan lele kolam terpal- budidaya ikan lele dengan cara ini sebenarnya tidak jauh beda dengan ternak lele di kolam tanah ataupun bak permanen. Yang membedakan hanya penggunaan media kolam tempat pemeliharaan ikan saja. Setiap media yna gdigunakan pastinya memiliki keunggulan dan kekurangan masing – masing. Hoyag akan memberikan tips sukses beternak lele dengan media kolam terpal.
Beberapa keunggulan atau keuntungan memelihara ikan lele di kolam terpal :
- Memiliki harga yang cukup ekonomis serta mudah dalam pengadaan barangnya.
- Pengontrolan air dapat dengan mudah di lakukan ( kwalitas maupun kwantitas air).
- Lebih aman dari kontaminasi tanah maupun serangan hama air.
- Mudah dan praktis pada saat pemanenan.
Setelah anda mengetahui keuntungan serta kelebihan dalam pemakaian kolam terpal dalam ternak ikan lele. Maka yang perlu anda lakukan sebelum memulai adalah dengan melakukan perencanaan seberapa banyak kapasitas ikan lelel yang akan anda kembang biakan. Hal ini bertujuan diantranya anda bisa mengira ira seberapa bayak dan besar kolam terpal yang harus anda siapkan. Dilain sapek dengan anda merencanakan adalah anda mengetahui berapa modal yang harus anda keluarkan untuk memulai dan dalam proses mengembang biakkan pertama. Karena pada saat pertama kali pastinya anda harus mengeluarkan modal murni dari kantong anda sebellum panen pertama dilakukan sampai tiba saat BEP nantinya.
Cara Pembuatan Kolam Terpal Untuk Budidaya Ternak Leke :
Pertama gali tanah setinggi 1,5 m dengan luas 1 m untuk 100 ekor lele. Pastikan permukaan tanah rata dan juga bersihkan dari batu – batu atau benda tajam lainnya yang memungkinkan terjadinya kebocoran pada terpal nantinya. Setelah selesai lakukan penyemprotan kolam galian tanah tersebut dengan disinfektan sebagai tindakan sterilisasi dan biarkan selama tiga hari.Setelah tiga hari pasang terpal pada lubang galian dengan ukuran yang menyesuaikan. Dan sisakan sekitar 1/5 m pada setiap sisinya sebagi tepat penopang atau penyangga agar terpal tidak hanyut. Usahakn memilih terpal yang tahan lama setidaknya selama 3 bulan.
Setelah selesai adlah mengisi kolam terpal dengan air yang berisi plankton. Plankton sangat baik untuk pakan bibit ikan lele yang masih kecil, sedang jika sudah besar lebih efektif diberikan pakan dengan pelet. Untuk mendapatkan air dengan kandungan plankton dapat dilakukan dengan jalan memasukkan kotoran saoi ke dalam kolam terpal yang kemudian diberi air dan didiamkan selama 3 hari. Setelah itu isi kolam dengan air bersih sampai sesuai dengan ukuran kolam. Atau bisa dengan membuat kolam tersendiri untuk pengembangan plankton ini.
Untuk hasil yang lebih maksimal anda dapat mencari tutor kepada para peternak yan sudah sukses menjalankan bisnis ternak ikan lele dengan kolam terpal ini di daerah sekitar anda. jadi anda dapat melihat langsung serta mendapat tips sukses beternak ikan lele ini dari praktisinya langsung.


